Penggunaan Komputer dan Internet Dalam Pembelajaran

10 07 2008

Peralatan berbasis teknologi informasi yang dikenal dan dapat digunakan dalam pembelajaran antara lain: email,  penugasan dengan sarana web, permainan komputer, sistem pengelola pembelajaran(learning management systems), daftar surat-menyurat(mailing list), papan bulletin(bulletin boards) dan multi media.

 

1.   Email

Pada saat ini, penggunaan email merupakan cara komunikasi yang inovatif dengan peserta didik.   Cara penggunaannya dapat dilakukan secara dialog orang-per-orang(one-on-one dialogs) pokok bahasan tertentu dan sebagian besar email untuk penugasan.    Penggunaan lain dari email, yaitu “just-in-time-teaching) dapat digambarkan berikut ini.   Berdasarkan apa yang terjadi di kelas, email digunakan untuk mengirim penugasan kepada peserta didik untuk pertemuan berikutnya.   Jika penjelasan di kelas kurang jelas pada hal-hal tertentu bagi beberapa atau sebagian besar peserta didik, tugas tambahan dapat diberikan pada pertemuan berikutnya.   Sebaliknya, apabila materi yang diajarkan dapat dimengerti, pertanyaan melalui email dapat difokuskan pada topik baru untuk pertemuan berikutnya.   Walaupun sederhana, just-in-time email menggambarkan bagaimana teknologi dapat digunakan lebih dari pada subsitusi pada cara tradisional komunikasi.

 

2.    Penugasan Web (Web Assignments)

Pengguna dari World Wide Web terbiasa dengan informasi yang berlebih dan kemudahan dalam menemukan materi.    Di lingkungan pendidikan dan pelatihan sering instruktur memberikan penugasan melalui web, seperti permintaan kepada peserta didik untuk singgah di situs web (website) tertentu dan menjelaskan informasi apa yang didapatkan dalam pembelajaran kelas.   Melalui web memberikan peluang kepada instruktur menjelaskan sumber materi pembelajaran aktual kedalam kelas.   Walaupun beberapa peserta didik sudah terbiasa dengan pencarian informasi pada web, sebagian lagi masih membutuhkan bantuan untuk dapat bekerja secara lebih efektif dan produktif.   Meteri pembelajaran bagaimana cara menggunakan web dan bagaimana menuju ke sumber daya internet yang lengkap tersedia secara on-line, bagian tertentu disediakan bagi peserta didik dan bagian lain untuk instruktur. 

 

3.    Permainan Komputer dan Simulasi

Penggunaan permainan komputer sangat populer digunakan dalam pembelajaran dinamis.  Permainan untuk pembelajaran yang disimulasikan di kelas atau secara on-line banyak tersedia dalam bentuk digital.   Beberapa pembelajaran permainan komputer dan simulasi ini sudah mulai dicoba penggunaannya dalam pendidikan militer dalam mensimulasikan latihan perang, atau latihan kesiapan satuan tempur.

 

4.   Perangkat Lunak Pengelola Pembelajaran.

Untuk mempermudah dalam membuat berbagai macam materi pembelajaran dalam web dikemangkan perangkat lunak pengelola pembelajaran yang menyediakan berbagai fasilitas untuk pengisian materi, pencatatan data, penilaian, dan pembuatan laporan.    Dengan perangkat ini, instruktur mendapatkan kemudaan dalam penggunaan dan dapat diintegrasikan dengan perangkat lunak pembelajaran yang lain.   Dokumen yang ditulis dalam Word, PowerPoint, Excell dan sebagainya, dapat dengan mudah di upload dalam pembelajaran on-line yang dapat diakses oleh peserta didik.

 

5.    Pengajaran menggunakan Blog

Blog (blok web) merupakan barang baru di dunia internet.    Blog merupakan kelanjutkan dari home page yang bersifat statis.  Dalam blog, intruktur dapat menyatakan pandangan, pengalaman, pengamatan, pendapatnya.  Dalam kasus ini blog dapat menjadi sebuah jurnal publik, yang memungkinkan pembaca untuk menyampaikan komentar, yang dapat menjadikan blog sebagai tempat debat publik.  Blog dapat digunakan untuk berbagai tujuan: (1)  Digunakan oleh peserta didik untuk memelihara blog mereka;  (2)   Instruktur menggunakan blog untuk melaksakan diskusi topik tertentu yang memerlukan komentar peserta didik;  (3) Digunakan oleh peserta didik untuk membaca dan memberi komentar materi pembelajaran.

 

6.   Variasi dari eLearning

Beberapa cara yang paling umum program eLearning diterapkan meliputi:

 

·         Ruang kelas maya(virtual classroom).    Model ruang kelas maya dari eLearning secara terus menerus menjadi sangat populer seiring dengan pengembangan program eLearning.  Tujuan dari ruang kelas maya adalah untuk memperbesar struktur dan pelayanan yang menyertai program pendidikan formal dari kampus atau pusat pembelajaran ke peserta belajar/pembelajar, dimana mereka berada.  Ruang kelas maya adalah untuk pembelajar yang mungkin mengambil program pendidikan jarak jauh yang terhimpun keseluruhan dari pengajaran on-line, dan mungkin termasuk kuliah berbasis kampus, dimana peserta didik bergabung dalam bebagai tempat diluar atau di dalam lokasi kampus, dalam kelas nyata melalui internet.  Pada model ruang kelas maya dilengkapi tempat untuk pengiriman naskah, untuk kaji ulang dn komentar, dan untuk penyelesaian tutorial dan pendistribusian tugas.  Dalam perangkat lunak Adobe, peralatan yang umum digunakan untuk mengembangkan ruang kelas maya meliputi: Adobe Acrobat 8, Adobe Acrobat Connect Professional, Adobe Presenter 6, dan Adobe Captive 2.

 

·         Pembelajaran online (on-line learning).  Model eLearning ini berkisar pada perangkat pembelajaran terikat yang dikirimkan melalui Internet kepada pembelajar yang berlokasi di berbagai tempat dimana interaksi utama antara pembelajar dan mereka yang sudah berpengalaman melalui teknologi jaringan komputer.  Sistem pengelolaan pembelajaran(learning management systems) bertindak sebagai basis pelayanan pengembangan program on-line dimana proses pembelajaran secara keseluruhan dilaksanakan melalui mediasi tatap muka digital.   Peralatan Adobe yang umum dipakai adalah  Flash Profesional, Dreamweaver, Photoshop CS, Illustrator CS, Adobe Premiere Pro, Adobe Contribute dan Adobe Captative 2.

 

·         Pembelajaran Cepat (Rapid eLearning).   Ini merupakan respon langsung terhadap produk-produk eLearning yang membuat pembelajar dan non-SME berkontribusi dan memasukkan isi pembelajaran multi media kedalam sebuah basis pengetahuan.   Pembelajaran cepat menggunakan peralatan seperti Adobe Captive 2 dan Adobe Presenter 6 untuk mempercepat waktu dalam membuat isi pembelajaran Flash atau elemen multi media portofolio yang dapat digabungkan secara aman kedalam sebuah dokumen Adobe PDF.

 

·         Pembelajaran Mobil (Mobile Learning).    Mobile learning dikembangkan karena ketersediaan jaringan dan peralatan digital portabel seperti komputer laptop, PDA, MP3 player, dan telepon mobil.   Pembelajaran mobil memberikan peluang untuk menghubungkan pengalaman pembelajaran informal dengan pengalaman pembelajaran formal seperti yang terjadi pada model ruang kelas maya atau implementasi pembelajaran on-line.   Peralatan multimedia yang digunakan seperti Flash Profesional, Flash Media Server, dan Flash Lite.





Era Informasi, sebuah tantangan bagi para Pendidik/Widyaiswara

20 06 2008

Era informasi adalah sebuah era atau masa setelah era industry dimulai pada tahun 1998, dimana saat itu dunia mengalami kemajuan dalam bidang teknologi informasi dan telekomunikasi yang begitu cepat dan membawa dampak kepada bidang-bidang lain, termasuk bidang pendidikan dan pelatihan.  Peran teknologi informasi pada akhir-akhir ini memang luar biasa, sehingga dapat menguasai berbagai aspek kehidupan manusia.   Tidaklah berlebihan apabila setiap organisasi mengembangkan sistem berbasis teknologi informasi untuk membantu penyelenggaraan kehidupan organisasi.   Glogalisasi membawa dampak baik dampak posistip maupun dampak negatif.  Tugas kita adalah memperbesar dampak positif dan memperkecil dampak negatifnya.

Khusus bagi para Pendidik/Widyaiswara, penerapan teknologi informasi dan telekomunikasi mempersyaratkan adanya pengetahuan dan kemampuan information literacy.   Berbagai lembaga pendidikan dan pelatihan sudah menerapkan e-learning sebuah model pembelajaran berbasis komputer.   Kondisi ini  menjadikan sebuah tantangan bagi para Pendidik/ Widyaiswara  yang berusaha meningkatkan keprofesionalannya.